KULIAH – Manajemen Bisnis Syariah

Pemikiran dan praktek ekonomi selalu berkembang seiring dengan perkembangan kehidupan manusia. Pada masa awal peradaban manusia, ekonomi dilaksanakan dalam bentuk yang sangat sederhana. Ekonomi pada waktu itu, dalam bahasa greek, sekadar diartikan sebagai “mengatur urusan tangga”. Kini, ketika peradaban telah berkembang demikian rupa, kata “ekonomi” menjadi sebuah istilah untuk menyebut suatu kegiatan mengatur urusan harta kekayaan manusia secara luas, tidak hanya dalam konteks individual tapi juga komunal. Meluasnya pengertian ekonomi ini adalah sebagai akibat logis dari perkembangan kehidupan manusia yang bermula hanya dalam konteks rumah tangga menjadi kelompok (community), bahkan kemudian menjadi kehidupan dalam satu negara.
Saat ini, masyarakat dunia sudah mulai melirik kembal pada Ekonomi Islam, atau bagi orang dan negara yang masih malu-malu menyebutnya dengan Ekonomi Syariah.

Paling sedikit ada tiga macam penafsiran tentang istilah “ekonomi Islam”. Pertama, yang dimaksud “ekonomi Islam” adalah “ilmu ekonomi” yang berdasarkan nilai-nilai atau ajaran Islam. Kedua, “sistem ekonomi Islam” menyangkut pengaturan kegiatan ekonomi dalam masyarakat berdasarkan cara atau metode Islam. Penafsiran ketiga mengacu sebagai “perekonomian Islam” atau mungkin lebih tepat, “perekonomian dunia Islam”. Pengertian seperti ini berkembang dari keinginan memajukan sektor ekonomi umat Islam. Upaya itu dilakukan di bidang perdagangan antara negara-negara bermayoritas penduduk muslim, mendirikan bank-bank Islam dan memberikan bantuan kredit bagi pengusaha muslim.
Secara definisi, beberapa ekonom Muslim sudah mencoba membuat batasan tentang ekonomi Islam. Seorang ekonom Pakistan, M. Akram Khan dalam tulisannya “Islamic Economics : Nature and Need”, mendefinisikan ekonomi Islam dalam perspektif tujuan. Ia mendefinisikan:

“Ilmu ekonomi Islam bertujuan untuk melakukan kajian tentang kebahagiaan hidup manusia (human fallah) yang dicapai dengan mengorganisasikan sumberdaya di bumi atas dasar gotong royong dan partisipasi”.

Sementara itu, yang menjadi perhatian Hasanuzzaman, seorang bankir Pakistan bukan hanya aspek tujuan aktivitas ekonomi, melainkan juga caranya. Menurutnya,

“Ilmu ekonomi Islam adalah pengetahuan dan penerapan perintah-perintah (injunction) dan tata cara (rules) yang ditetapkan oleh syariah yang mencegah ketidakadilan dalam penggalian dan penggunaan sumberdaya material guna memenuhi kebutuhan manusia yang memungkinkan mereka melaksanakan kewajibannya kepada Allah dan masyarakat”.

Dalam sudut pandang yang lain, Taqiyyuddin An Nabhani mengambil makna istilah sistem ekonomi secara khusus sebagai:

“Kegiatan mengatur urusan harta kekayaan, baik yang menyangkut kepemilikan, pengembangan maupun distribusi.”

Definisi ini membatasi bahasan sistem ekonomi hanya pada kegiatan pengaturan sektor ekonomi sebagai bagian dari sistem kehidupan Islam. Dengan tinjauan seperti ini, dibedakan antara ilmu ekonomi dan sistem ekonomi.

1. Ilmu ekonomi mengkaji teknik memperbanyak jumlah barang dan jasa serta bagaimana cara menjaga pengadaannya (produksi). Ilmu ekonomi bersifat universal sehingga dapat dikaji dari sumber manapun sebagaimana sabda Rasulullah “kalian lebih tahu tentang urusan dunia kalian”
2. Sistem ekonomi berhubungan dengan tata kerja (mekanisme) pendistribusiannya dan terkait dengan ideologi tertentu. Karenanya dikenal sistem ekonomi kapitalisme, sistem ekonomi sosialisme dan sistem ekonomi Islam.

Click the links for download your materials in Manajemen Bisnis Syariah Subject :

1. SUMBANGAN SYARIAH PADA DUNIA

2. KERANGKA EKONOMI SYARIAH

3. KONSEP KEPEMILIKAN

4. KONSEP PENGELOLAAN

5. KONSEP DISTRIBUSI

6. UANG DALAM EKONOMI ISLAM

7. RIBA DAN BUNGA

8. MUAMALAH / BISNIS YANG DIHARAMKAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s