Retail Location – Sesi 5

Lokasi Ritel seringkali menjadi keputusan sangat penting yang dibuat oleh ritel, karena pertimbangan berikut:

PERTAMA, Lokasi merupakan pertimbangan utama bagi konsumen dalam memilih ritel

KEDUA, keputusan memilih lokasi ritel merupakan strategi penting. Karena ritel dapat menggunakannya sebagai keuntungan untuk bersaing

Sebuah Ritel memiliki keunggulan bersaing dan berpotensi memenangkan persaingan dengan memiliki lokasi yang strategis.

Indikator Kestrategisan suatu lokasi dapat dilihat dari kemudahan menjangkau lokasi tersebut baik dengan berjalan kaki maupun berkendara, lalu lalang pejalan kaki cukup tinggi, lalu lintas kendaraan cukup tinggi, dilalui trayek kendaraan umum, mudah terlihat.

Lokasi Ritel

SHOPPING CENTER

a.  Strip Shopping Center, yaitu Pusat Perbelanjaan yang umumnya mempunyai tempat parkir langsung di depan toko. Canopy terbuka membuat mudah akses ke toko, namun kelemahannya tidak mempunyai area jalan yang menghubungkan dengan toko lain. Contoh: Ritel yang berada pada deretan ruko, rukan atau toko yang berdiri secara mandiri

b.  Malls, yaitu Pusat Perbelanjaan yang menyediakan area parkir di tempat terpisah dari toko (terpencil) dan pelanggan akan berjalan untuk menuju toko. Mall memiliki ruas jalan yang diapit toko (berhadapan) untuk dilalui konsumen. Ritel biasanya bertindak sebagai tenant pada Mall dimaksud. Contoh: Ritel yang beroperasi dalam sebuah Mall bersama dengan ritel yang lainnya.

CITY OR TOWN LOCATION

a.  Di Komplek Perumahan. Ritel ini berdiri dan beroperasi untuk melayani kebutuhan konsumen yang tinggal di komplek perumahan tersebut. Contoh:

b.  Di Komplek Perkantoran/Bisnis. Ritel ini beroperasi di tengah komplek bisnis dimana banyak perusahaan dan kantor beroperasi di kawasan tersebut sehingga membentuk sebuah Business District. Contoh:  Ritel yang beroperasi di Sudirman Business District atau Ritel yang beroperasi di Kawasan Jalan Suryakencana Bogor.

FREESTANDING LOCATION

a. Legal. Ritel ini berdiri secara mandiri di lokasi yang resmi (misal di lahan milik sendiri). Memungkinkan untuk berpindah. Contoh : Warung Mie Bakso di salah satu Kios Pasar Bogor

b. Ilegal. Ritel ini berdiri secara mandiri di lokasi yang tidak resmi atau tidak berizin. Contoh: Pedagang Minuman di Trotoar.

Pemahaman dan penguasaan atas materi ini dapat dipertajam dengan menyelesaikan tugas berikut ini. Silahkan klik link untuk download.

TUGAS LAB PEMASARAN RITEL SESI 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s