Pertemanan Anak

Pertemanan Anak

Menghadapi anak usia SMP awal memang banyak tantangan. Mereka bukan lagi anak-anak, ada yang mungkin sudah baligh, tetapi sifat dan perilakunya terkadang masih kekanak-kanakan. Emosinya masih labil, belum mandiri secara penuh. Begitu halnya dalam pertemanan. Masalah kecil dengan teman bisa menjadi besar.

Teman adalah orang yang sangat berarti dalam kehidupan anak. Teman akan membantunya menyelesaikan masalah, mengingatkan jika berbuat salah atau hanya sekedar teman bercerita, menumpahkan uneg-uneg, saling bertukar pengalaman dan sebagainya.

Dalam perkembangannya, pertemanan anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Pada orang dewasa, pertemanan merupakan ikatan relasi dengan orang lain, dimana kepercayaan, pengertian, pengorbanan dan saling membantu satu sama lainnua akan terjalin dalam periode yang relatif lama. Sedangkan di dunia anak-anak, pertemanan biasanya terjalin tidak untuk waktu yang lama, terkadang bila terjadi masalah yang kecil saja, jalinan pertemanan akan terputus.

Dalam berteman biasanya memang tidak senantiasa berjalan mulus. Namanya juga kehidupan, kecil atau besar akan ada saja persoalan yang muncul. Persoalan dengan teman biasanya terjadi karena salah paham.

Jika Anda menemukan ada anak-anak yang mengalami persoalan dengan temannya, cobalah mereka diminta untuk melakukan introspeksi terlebih dahulu. Barangkali tanpa disadari, yang bersangkutan juga turut andul dalam persoalan, sehingga teman semakin menjauh.

Sampaikan pada anak-anak yang sedang memiliki permasalahan pertemanan untuk segera saling memaafkan. Meminta atau memberi maaf adalah perbuatan yang terpuji. Tidak mudah memang untuk memulai saling memaafkan. Tapi jika tidak ada yang berani memulainya, masalah pertemanan bisa menimbulkan kebencian. Jika kebencian sudah mulai muncul, akan membuat kehidupan pertemanan tidak nyaman, dan yang pasti saling membenci sesama Muslim tidak dibenarkan.

Rasulullah saw bersabda: “Janganlah kalian saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, saling membenci, saling mendengki. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak dihalalkan bagi seorang muslim menjauhi saudaranya lebih dari tiga hari” (Mutafaq’alaih)

Sampaikan juga pada anak-anak, jika menemukan sifat atau sikap dari teman yang tidak berkenan, maka segera sadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna, setiap orang mempunyai sifat dan sikap yang kadang tidak seperti yang diharapkan. Menerima kelemahan satu sama lain akan membantu mempererat pertemanan.

Mintalah Anak-anak untuk selalu berpikir apa yang dapat diberikan kepada teman, bukan apa yang dapat diperoleh darinya.

Hargai teman, seperti halnya kita juga ingin selalu dihargai. Berikan selalu dukungan pada teman, karena teman yang baik selalu saling menyemangati dan mendorong supaya bisa bersama-sama menjadi yang terbaik.

Bersedia untuk saling memaafkan, jangan biarkan luka terus berkembang, karena hal ini akan menghancurkan pertemanan yang ada.

Dan yang terpenting, jangan tinggalkan teman, saat ia berbuat kesalahan. Bersabarlah dan tuntunlah dia untuk berubah.

Jadilah teman yang hebat

One thought on “Pertemanan Anak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s