Hindari Common Mistakes dalam Bisnis

Menjalankan bisnis diperlukan sikap bijak dari pelaku bisnisnya. Salah satunya adalah tidak mencampurkan keuangan pribadi/keluarga dengan keuangan bisnis.

Penggunaan uang perusahaan untuk keperluan pribadi hendaknya dapat dicatat dengan sebaik mungkin dan sesuai dengan alokasi anggaran yang telah ditentukan.

Seorang Pemilik Warung Sembako, hendaknya melakukan proses transaksi jual-beli layaknya pembeli atau konsumen lain, saat memerlukan suatu barang yang dijual di warungnya. Tidak asal comot.

Hal ini akan menghindarkan adanya campur-aduk antara keuangan perusahaan dan keuangan pribadi. Dengan demikian, pemilik warung akan tetap memiliki kemudahan dalam mengetahui besaran modal usaha yang dimilikinya serta perkembangan keuntungan yang diraihnya. Pemilik Warung dapat mengambil dana dari keuntungan yang diperoleh, jika ingin mengambil atau menikmati hasil jerih payahnya.

Namun demikian, akan lebih baik, jika pemilik usaha tidak bersegera untuk menikmati hasil usaha. Upayakan keuntungan yang diperoleh untuk beberapa periode usaha digunakan sebagai penambah modal usaha. Sehingga usaha, baik dari skala maupun omset dapat meningkat terus. Pemilik usaha dapat mengalokasikan semacam gaji untuk dirinya sebagai bagian dari biaya operasional.

Itulah dua hal kesalahan yang sering terjadi dalam operasionalisasi usaha, terutama usaha kecil dan menengah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s